Olahraga Zumba Sebagai Lifestyle Baru

Beberapa tahun terakhir, mulai banyak warga perkotaan yang melirik olahraga zumba sebagai sebuah lifestyle baru mereka, khususnya di Indonesia. Sebetulnya ada juga pilihan lainnya yang tidak kalah menarik, seperti jogging, yoga, muay-thai, atau pilates. Entah kenapa, zumba memiliki daya tarik tersendiri jika membandingkannya dengan model senam kebugaran pada umumnya.

Mayoritas penggemar zumba terdominasi oleh nyaris menyentuh angka 100 persen berasal dari kaum hawa. Hal ini dapat kita maklumi, pasalnya memang sejak dulu kala golongan perempuan menyukai olahraga yang berhubungan dengan tari-tarian. Setali tiga uang, tidaklah mmengherankan zumba menjadi primadona baru dalam urusan jenis olahraga senam. Sesi basah-basahan keringat namun tetap tampil cantik begitu digandrungi mulai dari mahasiswi, pekerja kantoran, sampai mama-mama muda yang hot dan seksi.

Olahraga Zumba Sebagai Lifestyle Baru

Zumba merupakan jenis olahraga yang termasuk klasifikasi senam kebugaran melibatkan musik untuk penyemangatnya. Ia berasal dari negara latin nan eksotis, yaitu Columbia. Semua gerakan pada zumba terinspirasi dari gaya fitnes, di mana semuanya bertujuan fokus membuat otot kencang. Dampak positifnya, tubuh jadi terlihat jelas jauh lebih indah, memiliki lekuk proporsional, sehingga meningkatkan kepercayaan diri pada wanita.

Setelah publik mengetahui begitu banyak manfaat yang bisa diperoleh dari zumba, permintaan akan olahraga ini meningkat tajam. Kursus zumba pun menjamur di mana-mana, tentunya dengan iuran tahunan maupun bulanan dalam jumlah lumayan menguras kantong. Makanya, anggota komunitas zumba biasanya berasal dari kalangan menengah ke atas.

Lakukan Sendiri Training Olahraga Zumba Dari Rumah

Bagi kamu semua yang terkendala dengan budget, tidak perlu berkecil hati dan putus asa sehingga membatalkan niat berolahraga. Kalau boleh jujur, menekuni zumba bisa kok kamu lakukan sendiri di rumah tanpa perlu bergabung dengan kelas senam di gym center dimana tempat para orang rajin olahraga untuk kebugaran mereka. Bermodalkan tutorial dari youtube, dalam waktu singkat kita sudah bisa menguasai gerakan basic zumba. Langkah-langkah training olahraga zumba dari rumah kurang lebih seperti berikut ini.

  1. Pastikan memulai olahraga dengan warming up

Pastikan memulai olahraga dengan warming up

Tidak perlu terburu-buru mempraktekkan gerakan zumba sampai kamu melewatkan sesi pemanasan. Tindakan tersebut beresiko tinggi mengakibatkan cedera pada otot. Niatnya mau sehat, malah jadi cuti kerja karena pemulihan pasca cidera, ironis kan. Awali kegiatan mu dengan berlari kecil di tempat sekitar 8 kali per satu repetisi.

Ulangi setidaknya 2 kali. Tunggu sekitar 30 detik, lalu gerakanlah tubuh secara menyamping seperti jalan kepiting, kanan dan kiri masing-masing satu kali. Ketika bergerak menyamping, silangkan kedua tangan dan kaki. Lakukan sama seperti tadi, yaitu 8 hitungan dan 2 repetisi. Beri jeda 30 detik, lalu ulangi gerakan kepiting namun naikkan edikit kecepatan temponya.

  1. Pose awal: Merengue March

Pose awal Merengue March

Merengue march umumnya menjadi latihan pembukaan pada setiap sesi zumba di kelas mana pun. Pose awal ini bermanfaat untuk merampingkan lengan dan pinggang. Pada mode statis, kedua tangan kita direntangkan selebar mungkin. Peganglah dumbel atau bisa juga menggunakan botol aqua yang terisi penuh oleh air.

Tekuk lengan kanan hingga siku mendekati pinggul, sebaliknya dekatkan juga pinggul sebelah kanan mendekati siku tangan. Lakukan hal yang sama pada tangan dan pinggul sebelah kiri bergantian. Lanjutkan sampai 2 repetisi, 8 hitungan.

  1. Pose lanjutan: Beto Shuffle

Pose lanjutan Beto Shuffle1

Pose berikutnya merupakan kelanjutan dari Merengue March, yaitu Beto Shuffle. Karena itulah, ia berfungsi sama persis seperti Merengue yaitu untuk mengecilkan pinggang dan lengan. Paling mudah menjelaskan gerakan ini apabila kamu penggila tiktok sejati. Kalian cukup memperagakan gaya tiktok saaat ingin melakukan ‘woah’ tanpa ditutup ke tengan badan. Lakukan secara bergantian antara tangan kanan dan kiri supaya balance. Pengulangannya pun sama, 8 hitungan dan 2 repetitif.

  1. Akhiri sesi latihan Zumba dengan pendinginan

Akhiri sesi latihan Zumba dengan pendinginan

Cooling down pada zumba cukup sederhana dan tidak memerlukan banyak gerakan rumit. Prinsipnya sama seperti pemanasan, yaitu berlari kecil di tempat. Namun, kali ini temponya semakin lama makin melambat sembari menjauhkan interval pernapasan.

Sesungguhnya masih terdapat banyak sekali macam-macam pose zumba yang bisa kita olah. Tapi apabila sekedar untuk perkenalan, penjelasan pada artikel di atas sudah lebih dari cukup. Sampai jumpa lagi pada kesempatan berikutnya!